Kamu, mungkin besok atau kapan, aku tidak akan (lagi) mengirim pesan untukmu diawal hari. Kenapa? Ya, biar kusimpan saja pesan ini. Sengaja. Ya, aku masih (terus) menulis pesan itu tiap hari untukmu kok, tapi mungkin aku urung sentuh tombol kirim. Ya, biar tersimpan saja. Tenang, ngga ada yang berganti pada ritual pagiku saat ini. Dan kamu harus tahu itu.
Kamu, sebenarnya tentang pesan itu hanya tentang siasat saja, tentang bagaimana aku bisa bangun pagi dan bagaimana aku bisa sedikit berubah nanti, begitulah. Saat malam hari aku mulai berdialog dengan diriku sendiri “besok pagi harus kirim pesan, jadi bangunlah.” Ya, pesan itu semacam alarm yang sudah diatur otak bawah sadarku untuk aku bangun sendiri, benar-benar sendiri. Aku bangun dengan sendirinya tanpa bantuan alarm atau ibu yang sesekali memanggil namaku, tidak! Aku bangun sendiri, berdo'a lalu berterimakasih. Kamu, ternyata siasat itu berhasil. Tanpa paksaan. Tanpa adanya nada sebal. Tapi, untuk ini aku tidak sedang memanfaatkanmu dan tidak pula me-me-lainya. Lebih dari itu. Kamu menginspirasiku. Bahagia.
Kamu, tapi tidak tadi pagi, aku bangun kesiangan. Entah? Mungkin? Ya mungkin ini waktunya pesan itu benar-benar aku tulis tapi tak kukirim, kusimpan saja. Aku malu. Tapi, aku tetap menulis pesan itu tadi pagi.
Kamu, anggap saja pesanku tak pernah terkirim dan kamu terima kemudian kamu baca atau hanya kamu abaikan saja. Anggap saja begitu. Karena, sebenarnya aku malu. Malu sekali. Aku juga anggap begitu. Pesan itu hanya kutulis dan kusimpan tapi tak kukirim.
Kamu, terimakasih telah menjadi cara untuk aku bangun pagi beberapa pagi ini dan untuk beberapa pagi kedepan. Terimakasih. Tentang pesan itu, yang isinya selalu sama, yang waktu kirimnya juga hampir sama, masih akan kutulis besok tapi mungkin tak kukirim, kusimpan saja. Jadi, pagi-pagimu akan biasa saja seperti biasanya, seperti sebelum pesan itu aku kirim setiap pagi selama beberapa pagi ini. Terimakasih.
Kamu, bila besok kamu bertanya atau sekedar bergumam. “Kok, pagi ini ngga ada pesan dari dia ya?” Nah, ini jawabannya. Terimakasih ya.
No comments:
Post a Comment