Friday, January 27, 2017

Tak Pernah Seluruh, Tetapi Sebagian Penuh

Aku sering dihinggapi sebuah kata yang membuat semuanya jadi lebih punya nyawa. Seperti ini, seperti ini dan seperti ini. Aku kehabisan beberapa tanggal merah dalam bulan ini. Aku rasa sesingkat ini tidak berakibat mendalam pada lamanya dendam. Kecuali kata ini. Iya, kata sebelum ini dan setelah ini.

Seperti sebuah kalender, aku juga ingin punya banyak angka dan membuatnya beranak-pinak hingga tak pernah habis.

Aku bisa saja membakar rumah dan lari dari diri. Aku bisa saja! Kalau pun aku ingin, sudah saatnya mereka tidak perlu memakai peran lagi untuk membuatku nelangsa. Mereka bisa secara jelas–terang mamaki tepat di hadapan wajahku berulang kali hingga sesuka hati.

Di dekat perapian; tak pernah seluruh, tetapi sebagian penuh.