Mungkin seharusnya ada tempat seperti ini. Dimana manusia patah hati, manusia depresi, manusia putus asa, manusia sedih manusia penerima harapan palsu ingin murung disuatu tempat tapi dengan cara yang berkelas, bukan hanya sekedar mengurung diri dalam kamar.
Dimana Si Pemurung bisa memesan menu yang disuguhkan dengan sederhana. Menu yang sangat minim, hanya teh hangat dan beberapa varian kopi. Ya, hanya itu. Sembari menunggu pesanan, Si Pemurung bisa sesuka hati merequest lagu melankolia dan meminta kepada seseorang untuk menemaninya untuk diajak bicara mencurahkan isi hati atau hanya sekedar menemani duduk saja tidak lebih.
Si Pemurung bisa berlama-lama disini tanpa harus memikirkan waktu, karena tempat ini dibuka selama 24 jam setiap hari tanpa pernah tutup terkecuali kalau yang punya juga sedang murung.
Disini juga para Pemurung diajak untuk memurung dengan elegan. Memerunglah dengan apa yang kamu sukai karena disini cukup terfasilitasi. Memurunglah dengan mencoba untuk menulis apa yang ingin ditulis. Memurunglah dengan mencoba bernyanyi, bermain gitar atau yang lainnya. Memurunglah dengan mencoba memulai menggambar atau mencoret-coret semaumu. Memurunglah dengan mencoba menceritakan dongengmu lalu merekamnya. Memurunglah dengan mencoba mengambil obyek disekeliling. Memerunglah dengan diam sembari melamunkan apa saja. Memurunglah, karena murung itu sungguh indah.
Dan karena tempat seperti ini belum ada, belum tersedia. Maka biarkanlah, ciptakanlah warung murungmu sendiri, dengan khayalanmu, dengan imajinasimu yang begitu luar biasa.
Karena sekali lagi, murung itu sungguh indah.
No comments:
Post a Comment