Thursday, April 10, 2014

Bersembunyi Tersembunyi

Maaf, jika pelangi indahku tersembunyi malam ini. Mungkin jika datang hari esok, pelangiku pasti akan terlihat. Tunggulah sampai redanya hujan. Pelangiku setia selalu menanti saat dimana air hujan berhenti jatuh menyentuh kehidupan.

Maaf, jika senyum manisku terhalang hujan siang ini. Mungkin hanya terlihat berdiri di derasnya hujan. Aku tidak sedang bersedih, sebaliknya aku begitu bahagia. Hujan turun dan pelampiasanku selama ini tercurahkan. Aku menangis tatkala gerimis berubah jadi hujan, tatkala muram berubah jadi gembira. Alasanku karena hanya aku dan Tuhan yang tahu apa yang terjadi, ketika tubuh diguyur hujan.

1 comment: