Tuesday, February 6, 2024

memunggungi langit malam ini

kalau putri hendak pamit tidur silakan
tapi jangan selamanya


aku juga ingin bunga itu
sebagaimana ia menjadi kamu


ada perih melukai
ada peluh membanjiri


di mana letak jantung matamu
aku hendak mebandingkan detaknya 

dengan kedipan matamu

dengan kecupan sinismu


—ap* 2018


No comments:

Post a Comment