Sunday, April 19, 2015

Kamu; Dialog malam hari 2

"Apa kabar gerimis, masih berharap pelangi menemuimu malam ini?"

Sudahlah, jangan merusak siklus semesta ini Gerimis! Dengan memaksa Pelangi ada disini, malam ini.

Mungkin kamu (gerimis) harus menjadi apa yang semesta mau, merelakan rasa rindumu terpangkas lepas, menggantung diantara langit.

Ketika kamu (gerimis) sudah lelah dengan sistem semesta yang semakin merumit ini. Dengarkan ini sebuah lagu "senandung ini untuk gerimis" untukmu.

Tapi kenapa kamu hilang seketika malam ini, mereda dengan sendirinya. Belum sampai senandung ini selesai. Tapi sudahlah, aku....

***

Malam ini kamu hanya terdiam, hanya menempati nada-nada fals dalam lagumu. Kamu pun tak begitu banyak perubahan mimik muka malam ini. Kamu pun tak meneteskan air mata malam ini. Kamu hanya jauh, hanya pergi saja, hanya aku disini, hanya malam ini yang terus ada.

No comments:

Post a Comment