Anak kecil menangis histeris. Takut menatap mata ibunya secara lansung. Hanya sesekali lirikan matanya mencuri tatapan geram ibunya. Entah atas dasar apa ibunya memarahi habis dirinya, mengumpat, mengancam, menyumpah. Atas dasar yang mana? Menerimakah anak itu? Coba saja tanya pada ibu dan anaknya. Coba saja bandingkan sebab-akibat masalahnya. Coba saja. Iba? Ah, ini hanya soal pemahaman saja.
Kejadian seperti ini sudah jadi rutinas, sudah berubah jadi kebiasaan. Tapi ya sudahlah. Mungkin ibunya anak itu memang passion di dalam hal ini. Ah, sekali lagi, ini hanya soal pemahaman saja.
Setiap ibu punya cara yang istimewa untuk memperlakukan anaknya. Ya istimewa menurut pemahamannya. Tapi mungkin anaknya berbeda pemahaman dengannya dengan cara istimewanya.
No comments:
Post a Comment